Penanggung Jawab dan Susunan Redaksi
Penerbit :…………………………………
Pelindung :…………………………………
Pembina :…………………………………
Pimpinan Redaksi :…………………………………
Redaksi ;…………………………………
Juru Foto :…………………………………
Sekretariat Redaksi :…………………………………
Bagian Sirkulasi :…………………………………
Humas/Periklanan :…………………………………
Alamat Redaksi :…………………………………
Daftar Isi
Salam Redaksi……………………………………………..
Berita………………………………………………………
Opini………………………………………………………
Artikel…………………………………………………….
Kreasi Siswa………………………………………………
Profil…………………………………………………….
Unik Menarik……………………………………………
Kolom Pojok…………………………………………….
Siswa Berbicara………………………………………….
English Corner…………………………………………..
Sentuhan Rokhani………………………………………..
Salam Redaksi/ Tajuk Rencana
a. Tajuk Rencana adalah Kolom ang menyajikan tanggapan suatu media terhadap satu peristiwa. Tanggapan itu berupa dukungan , pujian, kritikan, ataupun cemoohan. Tajulk rencana menyertai suatu berita yang ada dalam surat kabar itu.
Ciri-Ciri Tajuk Rencana
b. Ciri-ciri : tajuk rencana mengemukakan pendapat-pendapat atau opini. Pendapat itu merupakan tanggapan terhadap peristiwa atau fakta yang terjadi yang menjadi sorotan penting media. Jadi tajuk rencana selalu ada fakta dan opini.
- Fakta : Keadaan , peristiwa yang merupakan kenyataan sesuatu yang benar-benar terjadi.
- Opini : Pendapat, pikiran ataupun pendirian
Berita
a. Berita adalah peristiwa atau kejadian yang telah dilaporkan. Berita bersifat faktual dan pada umumnya menyangkut peristiwa atau kejadian yang aktual dan menarikperhatian khalayak. a. Berita adalah peristiwa atau kejadian yang telah dilaporkan. Berita bersifat faktual dan pada umumnya menyangkut peristiwa atau kejadian yang aktual dan menarikperhatian khalayak.
Ciri-ciri Berita
- Publisitas : laporan yang disajikannya ditujukan untuk umum ( Publik ) Oleh karena itu Dewan Redaksi mengemasnya dengan bobot isi dan ragam bahasa yang dapat dipahami masyarakat luas.
- Aktual : Menyajikan informasi yang terbaru
- Objektif : Sebuah berita hendaknya disajikan secara tidak memihak. Oleh karena itu setiap berita yang dijadikan hendaknya memuat fakta yang diperoleh dari berbagai sumber secara berimbang.
Menarik : Peristiwa yang hendak dijadikan berita hendaknya menarik dan menggugah minat khalayak untuk membacanya.
Strktur Penyampaian Berita
- Berita disajikan dengan menggunakan rumus 5 w + H
- Judul Berita, Kepala Berita, Tubuh Berita, dan Ekor Berita
Menentukan Pokok Berita
- Menjawab 5 W + H
Apa ( What )
Siapa ( Who )
Dimana ( Where )
Kapan ( When )
Mengapa ( Why )
Bagaimana ( How )
Macam-Macam Berita
- Berita Aktual (Umum)
- Berita Sekolah
- Berita Prestasi
- Berita Rencana Kegiatan
Opini
Opini : Pendapat terhadap peristiwa yang telah terjadi atau mengajukan suatu ide tentang sesuatu agar dapat dilakukan orang lain.
Artikel
Artikel adalah karya tulis lengkap di majalah atau surat kabar berupa esai yang memuat ide yang lebih bermanfaat dan disertai argumentasi yang baik.
Esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas dari sudut pandang pribadi penulis.
Kreasi Siswa
Sastra
Gambar
Karya Teknologi
Resensi
Profil
- Kolom ini menampilkan prestasi yang dimliki oleh siswa, guru, atau karyawan sekolah.
Guru
Siswa
Karyawan
Unik dan Menarik
Dapat berupa tampat, barang, kejadian lucu, peristiwa yang selalu terkenang
Dapat berupa ide, gagasan, rancangan yang belum pernah ada
Kolom Pojok ( Sebagai Ciri Khas Buletin )
- . Menampilkan ciri khas Buletin tersebut yang isinya mengulas sesuatu secara singkat, padat, lucu an megesankan.
Siswa Berbicara/ Guru Berbicara
- Kolom ini menampilkan “ uneg-uneg yang dimiliki siswa atau guru untuk kemajuan sekolah “ Kolom ini memuat pendapat-pendapat siswa atau guru tentang gagasannya menjadikan sekolah lebih baik. Boleh mengkritik tetapi juga memberikan solusi.
TERIMAKASIH
SELAMAT MEMBUAT BULETIN SEKOLAH
English Corner
Kolom Khusus yang memuat semua tulisan berbahasa Inggris
English Corner
- Kolom ini menampilkam ajang kreasi berbahasa inggris, boleh berupa artikel, opini, puisi, atau apasaja yang berkaitan dengan sekolah dengan menggunakan media bahasa inggris. - Kolom ini menampilkam ajang kreasi berbahasa inggris, boleh berupa artikel, opini, puisi, atau apasaja yang berkaitan dengan sekolah dengan menggunakan media bahasa inggris.
English Corner
- Kolom ini menampilkam ajang kreasi berbahasa inggris, boleh berupa artikel, opini, puisi, atau apasaja yang berkaitan dengan sekolah dengan menggunakan media bahasa inggris.
English Corner
Puisi
Cerpen
Esai
Teka-teki silang
Wawancara
Humor
Karikatur
Sentuhan Rokhani
- Kolom ini berisi sentuhan agam
- Kolom ini berisi sentuhan agama yang ditujukan untuk membangun karakter beragama, sopan santun, dan keberadaban sebagai makhluk Tuhan terhadap sesama dan Tuhannya.a yang ditujukan untuk membangun karakter beragama, sopan santun, dan keberadaban sebagai makhluk Tuhan terhadap sesama dan Tuhannya.
RESENSI
Pengertian Resensi Buku adalah suatu pembicaraan atau penilaian terhadap sebuah buku.Penilaian meliputi Kelemahan dan keunggulan buku.
Penilaian kelemahan buku dipakai untuk evaluasi penerbit an pengarang agar memperbaiki kekurangan buku tersebut.
Penilaian Keunggulan buku merupakan fokus utama sebuah resensi agar dapat dipakai sebagai panduan pembaca dalam memilih buku.
UNSUR-UNSUR RESENSI
1. Judul resensi
2. Identitas buku
3. Sinopsis/ Ringkasan isi buku
4. Pengarang
5. Tujuan Resensator
6. Penilaian Isi Buku
7. Simpulan dan saran
Tujuan Resensator
A. Memberi pertimbangan kepada pembaca
B. Memberi masukan kepada pengarang untuk memperbaiki kesalahan
Penilaian Isi Buku
Kelemahan dan keunggulan berkenaan dengan
A. Tema
B. Amanat
C. Alur berpikir
D. Penokohan
E. Bahasa
F. Isi secara umum
G. Gaya Penyampaian
Pengarang
Kepengarangan meliputi
A. Latar Belakang
B. Karier Kepenulisan
C. Hasil Karyanya
D. Gaya Kepengarangannya
CONTOH Resensi Buku
Judul Buku : Anakku Hafal Al Quran
Penulis : Prof. Abdullah
Penerjemah : Muhammad bin Ibrahim
Penerbit : Qoula Solo
Edisi : 1 Juli 2008
Tebal : 124 Halaman
Resensi : Kelemahan dan Kelebihan
Identitas Buku Meliputi
A. Judul
B. Nama Pengarang
C. Kota dan Nama Penerbit
D. tahun atau edisi Penerbit
E. Tebal Buku
ARTIKEL
Artikel adalah karangan, tulisan dalam surat kabar.
Artikel adalah Karangan atau tulisan yang memuat ide-ide seseorang dalam menyelesaikan masalah, membuat sesuatu yang lebih bermanfaat, atau penciptaan sebuah karya.
Ciri-ciri Artikel
1. Merupakan pendapat atau ide yang bersifat ilmiah
2. Menyajikan tulisan yang berisi pendapat yang didukung fakta
3. Logis
4. Memberi pengetahuan baru
Contoh Judul Artikel
Gambar sebagai Media Pembelajaran
Mewujudkan Deokratisasi di Sekolah
Anak Salah Pendidikan Tanggung Jawab Siapa ?
Cerita Sebagai media Pembelajaran Budi Pekerti
Membenahi Dinding Mengelupas dengan Air Kapur
Contoh Artikel
Anak Salah Pendidikan Tanggung Jawab Siapa ?
- Keinginan Orangtua
- Bagaimana Orangtua Bersikap ?
- Memberi Contoh Perilaku bukan Menyuruh
Memberi Solusi bukan Menghukum
Pengaruh Lingkungan pada Pendidikan Anak
Pengaruh lingkungan Keluarga : Orangtua merupakan teladan bagi anak.
Pengaruh Lingkungan Masyarakat : Masyarakat dapat berarti kelompok kecil ( Gang ) yang mempunyai ikatan emosional.
Dapat berarti masyarakat lingkungan kehidupannya.
Pengaruh Lingkungan Sekolah. Bagaimana kedisiplinan sekolah terhadap siswanya. Dsb.
.
Sikap Orangtua Untuk Pendidikan Anaknya
Lemah lembut, kasih sayang sesuai nurani anak.
Menanamkan tenggang rasa terhadap sesama. Memberi contoh secara langsung.
Memenuhi janji
Tidak mengurangi hak anak
Menjauhkan anak dari bermewah-mewah
Menempatkan anak sesuai dengan akidahnya.
Saya?
- Purwantaka
- Saya adalah seorang guru dan akan terus menceritakan semua ilmu yang luarbiasa didunia ini dan akan menjadi cerita yang tak lekang oleh zaman
Supported by
Showing posts with label Karya Ilmiah. Show all posts
Showing posts with label Karya Ilmiah. Show all posts
Tuesday, October 6, 2009
PELATIHAN MEMBUAT ARTIKEL IPA
Oleh : Dra. Sri Rahayu
Guru SMA Negeri 1 Pleret.
ARTIKEL
Artikel adalah karya tulis lengkap di majalah atau surat kabar berupa esei yang memuat ide yang lebih bermanfaat dan disertai argumentasi yang baik.
Karangan, tulisan da lam surat kabar.
Karangan atau tulisan yang memuat ide-ide seseorang dalam menyelesaikan masalah, membuat sesuatu yang lebih bermanfaat, atau menciptakan sebuah karya
Esei adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas dari sudut pandang pribadi penulis.
CIRI-CIRI ARTIKEL
Merupakan pendapat atau ide yang bersifat ilmiah.
Menyajikan tulisan yang berisi pendapat yang didukung fakta.
Logis.
Memberi pengetahuan baru.
CONTOH JUDUL ARTIKEL
Merokok, Mengurangi atau Berhenti?
Waspadai Batuk Sebagai Gejala Penyakit Berat.
Asma Hambat Tumbuh Kembang Anak.
Global Warming Tanggung Jawab Siapa?
Kimpul cocok untuk penderita diabetes.
JUDUL
MEROKOK, MENGURANGI, ATAU BERHENTI?
PENULIS: dr. JB Soebroto
DIMUAT : KR Minggu.
MASALAH
Tidak merokok setiap tanggal 31 Mei apakah bisa mengurangi dan menghilangkan resiko penyakit? ( edukasi simbolik).
Bagaimana membuat gerakan dan paket penyuluhan berhenti merokok yang holistic, integrative, komprehensif sehingga mematikan secara total cipta, rasa, karsa, karya merokok sebelum sakit tetapi seakan-akan seperti sudah jatuh sakit
PENDAPAT/IDE ILMIAH
Peringatan dibarengi kegiatan seminar, talkshow,diskusi, renungan, sosialisasi media massa.( motivasi berhenti merokok).
Gerakan berhenti merokok secara implicit.(bagi perokok dan bukan perokok).
Melibatkan orang tua, guru, pejabat, tokoh masyarakat dan pemerintah (perda).
Perlu pendekatan transfer kognitif, afektif, psikomotor, konatif, pemikiran, perasaan, moral, spiritual, social, cultural, otak kanan dan kiri.
FAKTA/ TEORI
sebagian besar perokok sangat terlambat memutuskan berhenti merokok.
Setiap sedotan rokok akan terhisap nikotin lewat paru, masuk aliran darah mencapai otak.
Ikut terhisap ratusan bahan kimia yang berbahaya.
Pemborosan.
Budaya merokok berpotensi masuknya budaya narkoba.
PENYELESAIAN MASALAH
Mematikan rokok anda sebelum rokok mematikan anda. ( slogan sangat terlambat).
Matikan rokok anda sebelum anda sakit. (slogan terlambat).
Matikan rokok anda selagi anda masih sehat. (agak terlambat).
Berhentilah merokok saat ini juga dan bagi yang belum merokok jangan sekali-kali mencoba merokok.
PENGETAHUAN BARU
Merokok dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.
Terdapat ratusan bahan kimia dalam rokok sehingga banyak organ tubuh terkena dampaknya.
Merokok dapat meningkatkan resiko terkena bronchitis, asma, kanker, hipertensi, stroke, serangan jantung, ginjal, kencing manis,
MANFAAT
Dengan mengetahui bahaya merokok dapat mempengaruhi seseorang untuk berhenti merokok.
Guru SMA Negeri 1 Pleret.
ARTIKEL
Artikel adalah karya tulis lengkap di majalah atau surat kabar berupa esei yang memuat ide yang lebih bermanfaat dan disertai argumentasi yang baik.
Karangan, tulisan da lam surat kabar.
Karangan atau tulisan yang memuat ide-ide seseorang dalam menyelesaikan masalah, membuat sesuatu yang lebih bermanfaat, atau menciptakan sebuah karya
Esei adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas dari sudut pandang pribadi penulis.
CIRI-CIRI ARTIKEL
Merupakan pendapat atau ide yang bersifat ilmiah.
Menyajikan tulisan yang berisi pendapat yang didukung fakta.
Logis.
Memberi pengetahuan baru.
CONTOH JUDUL ARTIKEL
Merokok, Mengurangi atau Berhenti?
Waspadai Batuk Sebagai Gejala Penyakit Berat.
Asma Hambat Tumbuh Kembang Anak.
Global Warming Tanggung Jawab Siapa?
Kimpul cocok untuk penderita diabetes.
JUDUL
MEROKOK, MENGURANGI, ATAU BERHENTI?
PENULIS: dr. JB Soebroto
DIMUAT : KR Minggu.
MASALAH
Tidak merokok setiap tanggal 31 Mei apakah bisa mengurangi dan menghilangkan resiko penyakit? ( edukasi simbolik).
Bagaimana membuat gerakan dan paket penyuluhan berhenti merokok yang holistic, integrative, komprehensif sehingga mematikan secara total cipta, rasa, karsa, karya merokok sebelum sakit tetapi seakan-akan seperti sudah jatuh sakit
PENDAPAT/IDE ILMIAH
Peringatan dibarengi kegiatan seminar, talkshow,diskusi, renungan, sosialisasi media massa.( motivasi berhenti merokok).
Gerakan berhenti merokok secara implicit.(bagi perokok dan bukan perokok).
Melibatkan orang tua, guru, pejabat, tokoh masyarakat dan pemerintah (perda).
Perlu pendekatan transfer kognitif, afektif, psikomotor, konatif, pemikiran, perasaan, moral, spiritual, social, cultural, otak kanan dan kiri.
FAKTA/ TEORI
sebagian besar perokok sangat terlambat memutuskan berhenti merokok.
Setiap sedotan rokok akan terhisap nikotin lewat paru, masuk aliran darah mencapai otak.
Ikut terhisap ratusan bahan kimia yang berbahaya.
Pemborosan.
Budaya merokok berpotensi masuknya budaya narkoba.
PENYELESAIAN MASALAH
Mematikan rokok anda sebelum rokok mematikan anda. ( slogan sangat terlambat).
Matikan rokok anda sebelum anda sakit. (slogan terlambat).
Matikan rokok anda selagi anda masih sehat. (agak terlambat).
Berhentilah merokok saat ini juga dan bagi yang belum merokok jangan sekali-kali mencoba merokok.
PENGETAHUAN BARU
Merokok dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.
Terdapat ratusan bahan kimia dalam rokok sehingga banyak organ tubuh terkena dampaknya.
Merokok dapat meningkatkan resiko terkena bronchitis, asma, kanker, hipertensi, stroke, serangan jantung, ginjal, kencing manis,
MANFAAT
Dengan mengetahui bahaya merokok dapat mempengaruhi seseorang untuk berhenti merokok.
Labels:
Karya Ilmiah
PARAGRAF PERSUASI PENGERTIAN
Paragraf persuasi adalah paragfraf yang berisi ajakan. Orang atau pembaca yang akan diajak ( dipersuasi) melakukan suatu hal, perlu diyakinkan dengan argumen atau alasan yang tepat.
CIRI-CIRI PARAGRAF PESUASI
Paragraf persuasi diawali dengan
A. pengertian,
B. contoh,
C. ilustrasi,
D. alasan,
E. fakta,
F. pendapat, atau denah,
G. dengan diakhiri kata-kata yang bersifat ajakan/bujukan, seperti marilah, ayolah dalam paragraf tersebut.
Ciri-ciri yang Lain Paragraf Persuasi
A. Bertujuan mempengaruhi pembaca untuk melakukan tindakan sesuai yang diharapkan penulisannya.
B. Menggunakan segala upaya yang memungkinkan pembaca terpengaruh.
C. Kadang-kadang menggunakan alasan yang tidak logis.
D. Biasanya terdapat dalam iklan atau dalam tips-tips tertentu.
CONTOH BEBERAPA TOPIK YANG DAPAT DITULIS MENJADI PARAGRAF PERSUASI
A. Menaati peraturan kesehatan dapat menghindari terjangkitnya penyakit di lingkungan rumah.
B. Kebersihan Rumah dapat meningkatkan semangat belajar anak-anak.
C. Membuang sampah pada tempatnya apat menghindari penyakit demam berdarah dan penyakit lain jika musim hujan.
D. Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dapat mencegah tawuran antar pelajar.
CONTOH PARAGRAF PERSUASI
Tips Tahun Baru Bersama Keluarga
Tahun baru ternyata menjadi ajang untuk berkumpul seluruh anggota keluarga, melakukan sesuatu yang dapat melahirkan suasana lebih harmonis, semangat, dan kederiaan baru bagi keluarga. Berikut ini beberapa hal yang dapat anda lakukan:
1. Perubahan pada rumah. Perubahan dalam kebersihan, kerapian, dan keindahan.
2. Bekerja bakti bersama mengatur rumah agar nampak lebih teratur dan nampak dengan sussana baru.
3. Menambah tanaman atau hiasan yang lain untuk memberi keasrian pada rumah.
4. Menanamkan kebersihan kepada seluruh anggota keluarga sebagai hobby.
Alasan, bukti, dan pendukung lainya
1. Sekarang ini banyak sekali terjadi twuran pelajar.
2. Penyebab tawuran ini di antaranya adalah adanya wamtu luang yang dimiliki para pelajar selesai jam sekolah.
3. Untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin, dapat dilakukan dengan mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler sehingga para pelajar tidak cenderung melakukan hal-hal yang distruktif.
4. Sekolah hendaknya menyediakan berbagai ekstrakurikuler sebanyak mungkin untuk kegiatan pelajar selesi jam sekolah.
MENYUSUSN KERANGKA PARAGRAF PERSUASI
Contoh Topik : Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dapat mencegah tawuran antar pelajar.
Tujuan : Dapat mempengaruhi para pelajar agar lebih banyak menggunakan waktu luang di luar jam pelajaran untuk mengikuti ekstra kurikuler yang diadakan di sekolah.
Sasaran : Para pelajar dan sekolah.
Contoh Pengembangan Paragraf Persuasi
Sekarang ini sering kita dengar terjadinya tawuran antarpelajar, baik di kota besar maupun di kota kecil. Tawuran antarpelajar ini pada dasarnya disbabkan oleh hal-hal sepele, diantaranya adalah adanya waktu luang yang dimiliki oleh para pelajar selepas jam belajar di sekolah. Mereka kurang dapat memanfaatkan waktu luang tersebut dengan diisi kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi dirinya, baik saat sekarang maupun untuk masa depannya nanti. Untuk itu, dengan mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di sekolah dapat mencegah terjadi tawuran antarpelajar tersebut. Di sini sekolah mempunyai peranan penting untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat dipilih oleh para pelajar sesuai dengan minat dan bakatnya. Untuk itu, pilihlah kegiatan ekstrakurikuler yng diadakan di sekolah Anda!
CIRI-CIRI PARAGRAF PESUASI
Paragraf persuasi diawali dengan
A. pengertian,
B. contoh,
C. ilustrasi,
D. alasan,
E. fakta,
F. pendapat, atau denah,
G. dengan diakhiri kata-kata yang bersifat ajakan/bujukan, seperti marilah, ayolah dalam paragraf tersebut.
Ciri-ciri yang Lain Paragraf Persuasi
A. Bertujuan mempengaruhi pembaca untuk melakukan tindakan sesuai yang diharapkan penulisannya.
B. Menggunakan segala upaya yang memungkinkan pembaca terpengaruh.
C. Kadang-kadang menggunakan alasan yang tidak logis.
D. Biasanya terdapat dalam iklan atau dalam tips-tips tertentu.
CONTOH BEBERAPA TOPIK YANG DAPAT DITULIS MENJADI PARAGRAF PERSUASI
A. Menaati peraturan kesehatan dapat menghindari terjangkitnya penyakit di lingkungan rumah.
B. Kebersihan Rumah dapat meningkatkan semangat belajar anak-anak.
C. Membuang sampah pada tempatnya apat menghindari penyakit demam berdarah dan penyakit lain jika musim hujan.
D. Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dapat mencegah tawuran antar pelajar.
CONTOH PARAGRAF PERSUASI
Tips Tahun Baru Bersama Keluarga
Tahun baru ternyata menjadi ajang untuk berkumpul seluruh anggota keluarga, melakukan sesuatu yang dapat melahirkan suasana lebih harmonis, semangat, dan kederiaan baru bagi keluarga. Berikut ini beberapa hal yang dapat anda lakukan:
1. Perubahan pada rumah. Perubahan dalam kebersihan, kerapian, dan keindahan.
2. Bekerja bakti bersama mengatur rumah agar nampak lebih teratur dan nampak dengan sussana baru.
3. Menambah tanaman atau hiasan yang lain untuk memberi keasrian pada rumah.
4. Menanamkan kebersihan kepada seluruh anggota keluarga sebagai hobby.
Alasan, bukti, dan pendukung lainya
1. Sekarang ini banyak sekali terjadi twuran pelajar.
2. Penyebab tawuran ini di antaranya adalah adanya wamtu luang yang dimiliki para pelajar selesai jam sekolah.
3. Untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin, dapat dilakukan dengan mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler sehingga para pelajar tidak cenderung melakukan hal-hal yang distruktif.
4. Sekolah hendaknya menyediakan berbagai ekstrakurikuler sebanyak mungkin untuk kegiatan pelajar selesi jam sekolah.
MENYUSUSN KERANGKA PARAGRAF PERSUASI
Contoh Topik : Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dapat mencegah tawuran antar pelajar.
Tujuan : Dapat mempengaruhi para pelajar agar lebih banyak menggunakan waktu luang di luar jam pelajaran untuk mengikuti ekstra kurikuler yang diadakan di sekolah.
Sasaran : Para pelajar dan sekolah.
Contoh Pengembangan Paragraf Persuasi
Sekarang ini sering kita dengar terjadinya tawuran antarpelajar, baik di kota besar maupun di kota kecil. Tawuran antarpelajar ini pada dasarnya disbabkan oleh hal-hal sepele, diantaranya adalah adanya waktu luang yang dimiliki oleh para pelajar selepas jam belajar di sekolah. Mereka kurang dapat memanfaatkan waktu luang tersebut dengan diisi kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi dirinya, baik saat sekarang maupun untuk masa depannya nanti. Untuk itu, dengan mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di sekolah dapat mencegah terjadi tawuran antarpelajar tersebut. Di sini sekolah mempunyai peranan penting untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat dipilih oleh para pelajar sesuai dengan minat dan bakatnya. Untuk itu, pilihlah kegiatan ekstrakurikuler yng diadakan di sekolah Anda!
Labels:
Karya Ilmiah
JANGAN MENANGIS AYAH
Praaaaaaaak……………………….
Suara gelas pecah tiba-tiba terdegar di dapur…………. Lengkingan suara Mama sudah mulai bernyanyi . Lagi-lagi ayahku hanya tertunduk diam. Ayah tetap memasak membuatkan sarapan untukku dan adiku. Aku hanya bisa melihat dari kamar sambil memakai baju seragam. “Apa lagi yang diributkan ! “ kataku dalam hati. Mengapa pertengkaran harus dengan membanting gelas ? Kata-kata Mama sudah cukup pedas, menyakitkan. Kupandangi wajah Ayahku. Raut mukanya nampak ada kemarahan yang terpendam. Bibirnya komat-kamit membaca doa. Aku diam dalam tanya. Aku masih ingat betul dan masih hangat kurasakan pelukan Ayah, seakan –akan Ayah menjawab pertanyaan dalam hatiku. Dekapan erat dan belaian tangannya membuatku semakin mengerti tentang Ayah. Satu katapun tak terucap. Hanya linangan air mata sempat jatuh menimpa pipiku. Aku kaget, tak percaya, tapi Ayahku tetap berusaha tegar dihadapan anak-anaknya.
Aku semakin tak mengerti. Ayahku tak pernah berbicara degan anak-anaknya tentang masalah yang sedang dihadapi karena memang aku masih duduk di SMP sedang adikku masih di SD. Mungkin aku dan adik tak boleh tahu gejolak hati yang sedang melanda Ayah. Aku tetap dapat merasakan, Ayah sudah selalu mengalah, pulang kerja masih harus bekerja lagi sampai aku tidak tahu sebenarnya pekerjaan Ayah itu Guru atau apalah ? Sering pertanyaan itu muncul dalam benak hatiku. Kalau Ayah seorang guru mestinya jam dua sudah pulang, tetapi pulang sebentar masih harus bekerja lagi, katanya cari uang untuk jajan Adik. Larut malam Ayah masih juga bekerja di depan Leptop menulis-nulis.
“Biarlah aku tak ingin mengerti apa yang sedang terjadi.” Kataku dalam hati. Namun kulihat makin lama ayah semakin berkurang kesehatanya. Malam Sabtu terdengan suara Ayah membuka pintu kamar degan tergesa-gesa. Ayahku lari ke belakag mencari sesuatu, Aku belum dapat tidur saat itu. Jam dinding menunjukkan pukul sebelas malam. Rintihan ayah terdengar sayup-sayup. Aku berusaha bangun menengok Ayah yang sedang mencari sesuatu. Aku tak berani bertanya. Hanya kupandangi wajah Ayah menahan rasa sakit yag luar biasa sambil memegangi pinggangnya. Ternyata ayah menemukan sesuatu yang dicarinya. Kunci ya … kunci sepeda motor. Diraihnya kunci itu kemudian mengambil motor, dengan tergesa menyuruhku “ Dik, tolong bukakan pintu garasi, ya!” Aku yang sedang berdiri memandagi Ayah menahan rasa sakit kemudian berlari membukakan pintu. Ayahku tergesa menghidupkan motornya dan melaju dengan tergesa-gesa, “ Ayah ke rumah Sakit, Ya, Dik!”
Aku diam seribu bahasa tak dapat berucap apa-apa. Hatiku berdoa,” Semoga ayah cepat sembuh.” Suara motor itu menghilag tak terdengar lagi. Saat aku menutup pintu tiba-tiba Mamaku bangun. “ Ayahmu mau kemana malam-malam begini?” tanya Mama dengan ketusnya. Hatiku menangis. mengapa Mama setega itu. Sudah tiap hari Ayah kena marah, dalam keadaan sakit seperti itu masih juga tidak mau mengerti. Aku berusaha menjawab walaupun dalam hatiku mau berontak, “ Ke Rumah Sakit.” Tak ada reaksi apa-apa yang diperlihatkan Mama, Ia langsung masuk kamar lagi sambil berucap,“ Kebiasaan Ayahmu sakit perut.”
Aku pergi ke kamar mandi ambil air wudlu, aku kerjakan sholat sambil mendoakan Ayahku semoga cepat sembuh. Kubayangkan perjalanan Ayahku ke rumah sakit dengan menahan rasa sakit. Aku menangis, “ Mengapa aku tidak ikut mengantar Ayah, bodoh benar diriku !” sambil terus menangis meratapi penyesalanku. Segara kuraih Hp yang ada di kamar, aku berpikir Ayah pasti juga bawa Hp. Aku berusaha menghubungi Ayah. Benar dugaanku. Ayah membawa Hp. Segara aku bertanya tentang kesehatan Ayah. Dengan nada lembut Ayah bilang, “ Aku tidak apa-apa. Sudah disuntik dan diberi obat, Ayah segara pulang, Dik!” Lega rasanya hatiku mendengar suara ayahku. Tapi aku tidak tahu sakit apa sebenarnya yang sedang dirasakan Ayahku. Aku menunggu tidak bisa tidur. Lama sekali menunggu, akhirnya suara motor itu terdegar, aku bergegas membukakan pintu. Kupandangi wajah ayahku, air mataku tak tertahan menetes, kupeluk tubuh ayahku. Ayah hanya membelai rambutku kemudian berucap, “ Adik, Kok, Belum tidur, sayang!” Tangisku semakin menjadi, suara lembut Ayah membuatku semakin merasakan betapa Ayah sangat sayang padaku.
Motor sudah dimasukkan. Tangan Ayah masih ku pegang erat. Ku gandeng masuk rumah. Ku lihat jam dinding menunjukkan jam 01.30. Memang sudah larut malam. Lampu ruang Tamu dinyalakan. Ayahku sambil meghela napas duduk di kursi. Pandangannya menerawang ke angkasa. “ Pasti ada yang dipikirkan.” Tanyaku dalam hati. Ada sesuatu yang disembunyikan oleh ayah. Tapi aku juga tidak mau bertanya, apa sebenarnya yang sedang dipikirkan. Aku masuk ke kamar sambil mencium tangan Ayah yang masih duduk di kursi.
Keseokan harinya ayah bangun dengan biasa, Habis mengumandangkan Azan subuh yang suda rutin Ayah lakukan di Musholla, Ayah sholat subuh berjamaah dengan tetangga, aku juga mengikuti ayah. Seperti biasanya, setelah sholat subuh ayah memasak untuk aku dan adikku. Hanya sebentar-sebentar masih kulihat rasa sakit yang ditahan ayahku. Itu berlangsung berhari-hari. Perkembangan kesehatan ayahku selalu kuperhatikan, bukan semakin membaik, tetapi terlihat semakin memburuk hingga suatu hari aku mendapat kabar kalau Ayah masuk rumah sakit terkena serangan Stroke. Separo badanya tidak bisa digerakkan. Tergesa aku segera menengok Ayah. Tak peduli degan mengayuh sepeda hadiah pemberian Ayah, aku bergegas menuju Rumah Sakit “Panembahan Senopati”. Kudapati Ayah ku Tidur tergolek lemas tidak bisa bergerak. “ Ayah…..!” kataku sambil memeluk tubuh Ayah. Ayahku hanya bisa menjawab lirih dengan suara yang tidak jelas karena bibirnya terlihat agak miring sedikit. Aku menangis dipelukan Ayah. Seandainya aku boleh menjerit, aku akan menjerit sekeras mugkin. Kutahan rasa ibaku pada Ayah. Kupegangi tangan ayah yang tak dapat digerakkan. Kupijit sambil hatiku bertanya-tanya.
Setelah sembuh, Ayah pulang ke rumah. Hari-hari tidak semakin menyenangkan. Ada saja perkara yang bisa menyulut emosi Mama. Aku tak habis mengerti. Hanya semakin kulihat semangat Ayah semakin berkurang. Ayahku berusaha tegar. Empat bulan sudah aku merasakan Rumah seperti tidak ada keharmonisan. Semua serba salah, kata-kata Mama semakin tak dapat dikendalikan. Ayahku tetap kulihat bersabar. Hingga suatu saat aku mendengar pertengkaran mereka. Kalimat yang aku belum tahu maknanya, namun masih ku ingat betul. “ Aku memang sudah tidak bisa apa-apa, sekarang terserah semuanya. Akan kuurus anak-anak semampu saya!” kata ayah dengan memelas terdengar lirih tapi sangat jelas. Aku tak tahu maknanya, sampai sekarang tak tahu apa yang sedang terjadi dengan Ayahku. Suatu saat ketika ayahku pulang kerja kupeluk erat tubuhnya. “Adik sayang Ayah. Jangan menagis Ayah. Aku tahu ayah sedang ada masalah, tapi Adik tidak pernah Ayah beritahu.” Kata-kataku ternyata meluluhkan hati Ayah. Air matanya kembali menetes. Suasana menjadi heing. Dekapan erat dan ciuman Ayah di keningku, membuatku semakin mengerti kasih sayag ayah padaku. “ Adik sekolah yang pinter, ya!” ucapan lirih sambil memandangi wajahku. “ Ya, Ayah. Aku akan membahagiakan Ayah kalau aku sudah besar dan bekerja nanti!” ucapku sambil menghapus air mata ayah yang masih ada di pipinya. Pelukan erat dan hangatnya belaian Ayah membuatku semakin mengerti. Aku akan tahu apa yang di derita Ayah jika aku sudah besar. Kata-kata ayah itu sampai sekarang masih kusimpan.
Tidurlah Ayah
Kamar itu masih terbuka pintunya
Kulihat ayah tergolek dengan pulas
Dengusan nafasnya lembut
Kupandangi ayah dari pintu kamar
“Tidurlah ayah………………….”
“ Akan aku jaga di sampingmu, agar ayah dapat melupakan sejenak
Kepenatan dan kesedihan “
“ Tidurlah ayah…………………”
“ Walaupun aku tahu dalam tidurmu masih ayah simpan sebuah rahasia”
“ walaupunat aku tahu dalam tidurmu, ayah masih merasakan kesedihan yang mendalam”
Kulihat raut mukanya tenang.
Setenang ketika menghadapi masalahmu
Setenang ayah saat berbicara meyakinkan aku
Tidurlah Ayah…………………………………….
Bila Warna Darah Masih Merah
Masih teringat saat aku terjebak dalam lemah hitam..semua itu terjadi 5 tahun yang lalu.
“Nia, kurang apa ibu, sama kamu. Minta apa saja, ibu kasih, tapi kenapa kamu jadi seperti ini. “ Ujar ibu saat aku tertangkap pulang dengan kondisi mabuk.
“ Aaaaahhhhhhh!, ibu nih, bilang apa, Nia ngantuk, Bu jangan bawel!”
Semua itu terjadi karna aku salah memilih teman dulu saat aku masih smp awalnya aku tak ingin melakukan semua ini tapi karna pengaruh dari teman-temanku awalnya aku hanya mencoba meminum minuman keras dan mencoba merokok
Nia ayolah coba saja sedikit pasti ngak berahaya kok buat kamu buktinya aku ngak pa-pa kan ujar anton saat mengajak aku untuk merokok
Em tapi bener nih ngak papa kan
Iyaw
Em enak juga yach ternyata
Tukan benar pa kata ku
Dari situlah aku mulai mengenal merokok dan samapai pada akhirnya aku mengenal narkoba semua itu aku lakukan karna ada tekanan batin dari teman-teman ku yang slalu memiliki semua yang mereka mau,aku hanyalah anak seorang wartawan koran
Ibu mana makan siang but nia kok ngak ada
Sabar nak ini ibu baru masak telor
Apa telor lagi nia bosen buk
Aaaahhhh kalau gini nia mendingan pergi aja
Tunggu nak
Aah basi buk
Setelah semua itu terjadi aku pergi bersama sama teman seperti biasa anak yng telah kecanduan narkoba jika tidak memakan satu hari rasanya seperti ingin mati
Dino mana nich barangnya gue dah gak sabar
Bentar dunk gak sabar amat kamu
Aaaah cepet
Ya,dino adalah orang yang telah membawa diriku ke dalam dunia hitam
Setelah hampir satu minggu aku terhanyut dalam lembah hitam
kriiiiiiiiiiiiiiiiinggggggggggg suara hp nia berbunyi
nia loe dimana
gue dirumah mang da pa din?
Gue mau ajak loe klabing mau gak loe?
Wah kebetulan banget loe ajak gue pergi bis bete nich di omlin ibuk gue
Okey deh ntar gue jemput jm 9 yah
Cip bey
Sebelum nia pergi nia sibuk merias diri agar tampak seperti orang kaya,maklum nia merias diri seperti orang kaya karna teman-teman nia yang rata-rata anak orang mampu sedangkan nia hanyalah anak seorang wartawan
Setelah nia merias wajanya nia tapak ke bingungan mencari baju yang akan nia pakai
Ibukkkkkkkkkk dengan suara keras nia memanggl ibuknya serperti memangil budak
Ada apa nak ?
Ada ada apa ibuk ngak liat nia mau pergi,mana baju nia yang warna pink
Ibu cuci nak
Apa ibuk cuci ibuk nie gimana toe nia mau pergi buk dengan mendorng banda ibu nia,nia menyuruh ibunya untuk segera mengeringkan bajunya dan menyetrikanya
Udah sana ibuk keringin baju nia truk ibuk setrika awas ya buk jangan lama-lama ingat buk
Pukul hampir menunjukan pukul 9 nia pun belum siap utuk pergi karna baju kesayangan nia belum kunjung selesai
Ibu mana baju nia udah selesai belum
Sebentar nak ibuk baru menyetrikanya
Ya udah tapi cepet buk ni dah jam berapa
Iya nak sabar
Ahhh sabar,sabar trus cepet
Tok,tok suara pintu nia berbunyi
Ya sebenter
Oooooooooo dino bentar ya din baju gue baru di setrika ma nyokap gue
Oooooooo okey ngak papa
Em mau minum apa nich
Eeeeeeeeeeeeemmmmm teh aja
Eeeeeee gue bikinin bentar yah
Yah
Setelah nia selesai membuat secangkir teh untuk dino dan ibu nia menyetrika baju nia nia dan dino bergegas untuk pergi klabing , di sepangjang perjalan dino dan n
Suara gelas pecah tiba-tiba terdegar di dapur…………. Lengkingan suara Mama sudah mulai bernyanyi . Lagi-lagi ayahku hanya tertunduk diam. Ayah tetap memasak membuatkan sarapan untukku dan adiku. Aku hanya bisa melihat dari kamar sambil memakai baju seragam. “Apa lagi yang diributkan ! “ kataku dalam hati. Mengapa pertengkaran harus dengan membanting gelas ? Kata-kata Mama sudah cukup pedas, menyakitkan. Kupandangi wajah Ayahku. Raut mukanya nampak ada kemarahan yang terpendam. Bibirnya komat-kamit membaca doa. Aku diam dalam tanya. Aku masih ingat betul dan masih hangat kurasakan pelukan Ayah, seakan –akan Ayah menjawab pertanyaan dalam hatiku. Dekapan erat dan belaian tangannya membuatku semakin mengerti tentang Ayah. Satu katapun tak terucap. Hanya linangan air mata sempat jatuh menimpa pipiku. Aku kaget, tak percaya, tapi Ayahku tetap berusaha tegar dihadapan anak-anaknya.
Aku semakin tak mengerti. Ayahku tak pernah berbicara degan anak-anaknya tentang masalah yang sedang dihadapi karena memang aku masih duduk di SMP sedang adikku masih di SD. Mungkin aku dan adik tak boleh tahu gejolak hati yang sedang melanda Ayah. Aku tetap dapat merasakan, Ayah sudah selalu mengalah, pulang kerja masih harus bekerja lagi sampai aku tidak tahu sebenarnya pekerjaan Ayah itu Guru atau apalah ? Sering pertanyaan itu muncul dalam benak hatiku. Kalau Ayah seorang guru mestinya jam dua sudah pulang, tetapi pulang sebentar masih harus bekerja lagi, katanya cari uang untuk jajan Adik. Larut malam Ayah masih juga bekerja di depan Leptop menulis-nulis.
“Biarlah aku tak ingin mengerti apa yang sedang terjadi.” Kataku dalam hati. Namun kulihat makin lama ayah semakin berkurang kesehatanya. Malam Sabtu terdengan suara Ayah membuka pintu kamar degan tergesa-gesa. Ayahku lari ke belakag mencari sesuatu, Aku belum dapat tidur saat itu. Jam dinding menunjukkan pukul sebelas malam. Rintihan ayah terdengar sayup-sayup. Aku berusaha bangun menengok Ayah yang sedang mencari sesuatu. Aku tak berani bertanya. Hanya kupandangi wajah Ayah menahan rasa sakit yag luar biasa sambil memegangi pinggangnya. Ternyata ayah menemukan sesuatu yang dicarinya. Kunci ya … kunci sepeda motor. Diraihnya kunci itu kemudian mengambil motor, dengan tergesa menyuruhku “ Dik, tolong bukakan pintu garasi, ya!” Aku yang sedang berdiri memandagi Ayah menahan rasa sakit kemudian berlari membukakan pintu. Ayahku tergesa menghidupkan motornya dan melaju dengan tergesa-gesa, “ Ayah ke rumah Sakit, Ya, Dik!”
Aku diam seribu bahasa tak dapat berucap apa-apa. Hatiku berdoa,” Semoga ayah cepat sembuh.” Suara motor itu menghilag tak terdengar lagi. Saat aku menutup pintu tiba-tiba Mamaku bangun. “ Ayahmu mau kemana malam-malam begini?” tanya Mama dengan ketusnya. Hatiku menangis. mengapa Mama setega itu. Sudah tiap hari Ayah kena marah, dalam keadaan sakit seperti itu masih juga tidak mau mengerti. Aku berusaha menjawab walaupun dalam hatiku mau berontak, “ Ke Rumah Sakit.” Tak ada reaksi apa-apa yang diperlihatkan Mama, Ia langsung masuk kamar lagi sambil berucap,“ Kebiasaan Ayahmu sakit perut.”
Aku pergi ke kamar mandi ambil air wudlu, aku kerjakan sholat sambil mendoakan Ayahku semoga cepat sembuh. Kubayangkan perjalanan Ayahku ke rumah sakit dengan menahan rasa sakit. Aku menangis, “ Mengapa aku tidak ikut mengantar Ayah, bodoh benar diriku !” sambil terus menangis meratapi penyesalanku. Segara kuraih Hp yang ada di kamar, aku berpikir Ayah pasti juga bawa Hp. Aku berusaha menghubungi Ayah. Benar dugaanku. Ayah membawa Hp. Segara aku bertanya tentang kesehatan Ayah. Dengan nada lembut Ayah bilang, “ Aku tidak apa-apa. Sudah disuntik dan diberi obat, Ayah segara pulang, Dik!” Lega rasanya hatiku mendengar suara ayahku. Tapi aku tidak tahu sakit apa sebenarnya yang sedang dirasakan Ayahku. Aku menunggu tidak bisa tidur. Lama sekali menunggu, akhirnya suara motor itu terdegar, aku bergegas membukakan pintu. Kupandangi wajah ayahku, air mataku tak tertahan menetes, kupeluk tubuh ayahku. Ayah hanya membelai rambutku kemudian berucap, “ Adik, Kok, Belum tidur, sayang!” Tangisku semakin menjadi, suara lembut Ayah membuatku semakin merasakan betapa Ayah sangat sayang padaku.
Motor sudah dimasukkan. Tangan Ayah masih ku pegang erat. Ku gandeng masuk rumah. Ku lihat jam dinding menunjukkan jam 01.30. Memang sudah larut malam. Lampu ruang Tamu dinyalakan. Ayahku sambil meghela napas duduk di kursi. Pandangannya menerawang ke angkasa. “ Pasti ada yang dipikirkan.” Tanyaku dalam hati. Ada sesuatu yang disembunyikan oleh ayah. Tapi aku juga tidak mau bertanya, apa sebenarnya yang sedang dipikirkan. Aku masuk ke kamar sambil mencium tangan Ayah yang masih duduk di kursi.
Keseokan harinya ayah bangun dengan biasa, Habis mengumandangkan Azan subuh yang suda rutin Ayah lakukan di Musholla, Ayah sholat subuh berjamaah dengan tetangga, aku juga mengikuti ayah. Seperti biasanya, setelah sholat subuh ayah memasak untuk aku dan adikku. Hanya sebentar-sebentar masih kulihat rasa sakit yang ditahan ayahku. Itu berlangsung berhari-hari. Perkembangan kesehatan ayahku selalu kuperhatikan, bukan semakin membaik, tetapi terlihat semakin memburuk hingga suatu hari aku mendapat kabar kalau Ayah masuk rumah sakit terkena serangan Stroke. Separo badanya tidak bisa digerakkan. Tergesa aku segera menengok Ayah. Tak peduli degan mengayuh sepeda hadiah pemberian Ayah, aku bergegas menuju Rumah Sakit “Panembahan Senopati”. Kudapati Ayah ku Tidur tergolek lemas tidak bisa bergerak. “ Ayah…..!” kataku sambil memeluk tubuh Ayah. Ayahku hanya bisa menjawab lirih dengan suara yang tidak jelas karena bibirnya terlihat agak miring sedikit. Aku menangis dipelukan Ayah. Seandainya aku boleh menjerit, aku akan menjerit sekeras mugkin. Kutahan rasa ibaku pada Ayah. Kupegangi tangan ayah yang tak dapat digerakkan. Kupijit sambil hatiku bertanya-tanya.
Setelah sembuh, Ayah pulang ke rumah. Hari-hari tidak semakin menyenangkan. Ada saja perkara yang bisa menyulut emosi Mama. Aku tak habis mengerti. Hanya semakin kulihat semangat Ayah semakin berkurang. Ayahku berusaha tegar. Empat bulan sudah aku merasakan Rumah seperti tidak ada keharmonisan. Semua serba salah, kata-kata Mama semakin tak dapat dikendalikan. Ayahku tetap kulihat bersabar. Hingga suatu saat aku mendengar pertengkaran mereka. Kalimat yang aku belum tahu maknanya, namun masih ku ingat betul. “ Aku memang sudah tidak bisa apa-apa, sekarang terserah semuanya. Akan kuurus anak-anak semampu saya!” kata ayah dengan memelas terdengar lirih tapi sangat jelas. Aku tak tahu maknanya, sampai sekarang tak tahu apa yang sedang terjadi dengan Ayahku. Suatu saat ketika ayahku pulang kerja kupeluk erat tubuhnya. “Adik sayang Ayah. Jangan menagis Ayah. Aku tahu ayah sedang ada masalah, tapi Adik tidak pernah Ayah beritahu.” Kata-kataku ternyata meluluhkan hati Ayah. Air matanya kembali menetes. Suasana menjadi heing. Dekapan erat dan ciuman Ayah di keningku, membuatku semakin mengerti kasih sayag ayah padaku. “ Adik sekolah yang pinter, ya!” ucapan lirih sambil memandangi wajahku. “ Ya, Ayah. Aku akan membahagiakan Ayah kalau aku sudah besar dan bekerja nanti!” ucapku sambil menghapus air mata ayah yang masih ada di pipinya. Pelukan erat dan hangatnya belaian Ayah membuatku semakin mengerti. Aku akan tahu apa yang di derita Ayah jika aku sudah besar. Kata-kata ayah itu sampai sekarang masih kusimpan.
Tidurlah Ayah
Kamar itu masih terbuka pintunya
Kulihat ayah tergolek dengan pulas
Dengusan nafasnya lembut
Kupandangi ayah dari pintu kamar
“Tidurlah ayah………………….”
“ Akan aku jaga di sampingmu, agar ayah dapat melupakan sejenak
Kepenatan dan kesedihan “
“ Tidurlah ayah…………………”
“ Walaupun aku tahu dalam tidurmu masih ayah simpan sebuah rahasia”
“ walaupunat aku tahu dalam tidurmu, ayah masih merasakan kesedihan yang mendalam”
Kulihat raut mukanya tenang.
Setenang ketika menghadapi masalahmu
Setenang ayah saat berbicara meyakinkan aku
Tidurlah Ayah…………………………………….
Bila Warna Darah Masih Merah
Masih teringat saat aku terjebak dalam lemah hitam..semua itu terjadi 5 tahun yang lalu.
“Nia, kurang apa ibu, sama kamu. Minta apa saja, ibu kasih, tapi kenapa kamu jadi seperti ini. “ Ujar ibu saat aku tertangkap pulang dengan kondisi mabuk.
“ Aaaaahhhhhhh!, ibu nih, bilang apa, Nia ngantuk, Bu jangan bawel!”
Semua itu terjadi karna aku salah memilih teman dulu saat aku masih smp awalnya aku tak ingin melakukan semua ini tapi karna pengaruh dari teman-temanku awalnya aku hanya mencoba meminum minuman keras dan mencoba merokok
Nia ayolah coba saja sedikit pasti ngak berahaya kok buat kamu buktinya aku ngak pa-pa kan ujar anton saat mengajak aku untuk merokok
Em tapi bener nih ngak papa kan
Iyaw
Em enak juga yach ternyata
Tukan benar pa kata ku
Dari situlah aku mulai mengenal merokok dan samapai pada akhirnya aku mengenal narkoba semua itu aku lakukan karna ada tekanan batin dari teman-teman ku yang slalu memiliki semua yang mereka mau,aku hanyalah anak seorang wartawan koran
Ibu mana makan siang but nia kok ngak ada
Sabar nak ini ibu baru masak telor
Apa telor lagi nia bosen buk
Aaaahhhh kalau gini nia mendingan pergi aja
Tunggu nak
Aah basi buk
Setelah semua itu terjadi aku pergi bersama sama teman seperti biasa anak yng telah kecanduan narkoba jika tidak memakan satu hari rasanya seperti ingin mati
Dino mana nich barangnya gue dah gak sabar
Bentar dunk gak sabar amat kamu
Aaaah cepet
Ya,dino adalah orang yang telah membawa diriku ke dalam dunia hitam
Setelah hampir satu minggu aku terhanyut dalam lembah hitam
kriiiiiiiiiiiiiiiiinggggggggggg suara hp nia berbunyi
nia loe dimana
gue dirumah mang da pa din?
Gue mau ajak loe klabing mau gak loe?
Wah kebetulan banget loe ajak gue pergi bis bete nich di omlin ibuk gue
Okey deh ntar gue jemput jm 9 yah
Cip bey
Sebelum nia pergi nia sibuk merias diri agar tampak seperti orang kaya,maklum nia merias diri seperti orang kaya karna teman-teman nia yang rata-rata anak orang mampu sedangkan nia hanyalah anak seorang wartawan
Setelah nia merias wajanya nia tapak ke bingungan mencari baju yang akan nia pakai
Ibukkkkkkkkkk dengan suara keras nia memanggl ibuknya serperti memangil budak
Ada apa nak ?
Ada ada apa ibuk ngak liat nia mau pergi,mana baju nia yang warna pink
Ibu cuci nak
Apa ibuk cuci ibuk nie gimana toe nia mau pergi buk dengan mendorng banda ibu nia,nia menyuruh ibunya untuk segera mengeringkan bajunya dan menyetrikanya
Udah sana ibuk keringin baju nia truk ibuk setrika awas ya buk jangan lama-lama ingat buk
Pukul hampir menunjukan pukul 9 nia pun belum siap utuk pergi karna baju kesayangan nia belum kunjung selesai
Ibu mana baju nia udah selesai belum
Sebentar nak ibuk baru menyetrikanya
Ya udah tapi cepet buk ni dah jam berapa
Iya nak sabar
Ahhh sabar,sabar trus cepet
Tok,tok suara pintu nia berbunyi
Ya sebenter
Oooooooooo dino bentar ya din baju gue baru di setrika ma nyokap gue
Oooooooo okey ngak papa
Em mau minum apa nich
Eeeeeeeeeeeeemmmmm teh aja
Eeeeeee gue bikinin bentar yah
Yah
Setelah nia selesai membuat secangkir teh untuk dino dan ibu nia menyetrika baju nia nia dan dino bergegas untuk pergi klabing , di sepangjang perjalan dino dan n
Labels:
Karya Ilmiah
MENULIS CERITA
I. Langkah- langkah Menulis Cerita
1. Memilih Tema/ Topik
2. Menentukan latar cerita
3. Menentukan tokoh cerita
4. Menganalisa watak tokoh cerita
5. Memilih gaya penceritaan atau sudut pandang
6. Memilih gaya bahasa/ diksi
7. Memilih Alur cerita
8. Membuat kerangka karangan
9. Membuat Kalimat Pembuka
10. Mengembangkan kerangka karangan
11. Mengakhiri Cerita
II. Teknik Menulis Cerita
1. Memilih Tema/Topik ( Sosial )
2. Menentukan Latar Cerita ( Tempat, Waktu, dan latar peristiwa contoh peristiwa Kemerdekaan )
3. Menentukan Tokoh dan Menganalisa Watak :
a. Aku ```` : Lembut, baik hati, suka memberi
b. Dinda ``: ( Semau gue, Sok, Cuek )
c. Deni``` : Suka Mengalah, Baik, Pemberi Maaf )
4. Memilih Gaya Penceritaan atau Sudut Pandang
a. Secara Langsung : berarti Bisa menggunakan Bentuk Akuan artinya pengarang seakan-akan melakukan dan mengalami sendiri
b. Secara Tidak langsung : berarti pengarang menceritakan dengan menggunakan tokoh orang lain.
5. Memilih Gaya Bahasa / Diksi : Pilihan kata disesuaikan dengan tingkat pemahaman objek. Menggunakan bahasa Sehari-hari, bahasa Gaul, bahasa Kontemporer.
6. Membuat Kerangka Karangan sekaligus Menentukan Garis Besar Cerita dan Menentukan Alur Cerita : yaitu menentukan urutan cerita atau peristiwa yang akan diceritakan.
7. Membuat Kalimat Pembuka : Jika Alur Mundur atau Flasback yang menjadi pilihan kita, Kita bisa menggunakan kalimat Pembuka.
- “ Terbayang olehnya seorang gadis kecil yang lincah……………”
Jika menggunakan alur Maju atao Progresif,
kita dapat emnggunakan Kalimat
- “ Seorang Gadis Kecil Membawa Tas berjalan berangkat Sekolah…….”
8. Mengakhiri Ceita : Happy Ending ( Berakhir bahagia ) Sad Ending ( Berakhir Menyedihkan.
9. Mengembangkan Kerangka Karangan.
1. Memilih Tema/ Topik
2. Menentukan latar cerita
3. Menentukan tokoh cerita
4. Menganalisa watak tokoh cerita
5. Memilih gaya penceritaan atau sudut pandang
6. Memilih gaya bahasa/ diksi
7. Memilih Alur cerita
8. Membuat kerangka karangan
9. Membuat Kalimat Pembuka
10. Mengembangkan kerangka karangan
11. Mengakhiri Cerita
II. Teknik Menulis Cerita
1. Memilih Tema/Topik ( Sosial )
2. Menentukan Latar Cerita ( Tempat, Waktu, dan latar peristiwa contoh peristiwa Kemerdekaan )
3. Menentukan Tokoh dan Menganalisa Watak :
a. Aku ```` : Lembut, baik hati, suka memberi
b. Dinda ``: ( Semau gue, Sok, Cuek )
c. Deni``` : Suka Mengalah, Baik, Pemberi Maaf )
4. Memilih Gaya Penceritaan atau Sudut Pandang
a. Secara Langsung : berarti Bisa menggunakan Bentuk Akuan artinya pengarang seakan-akan melakukan dan mengalami sendiri
b. Secara Tidak langsung : berarti pengarang menceritakan dengan menggunakan tokoh orang lain.
5. Memilih Gaya Bahasa / Diksi : Pilihan kata disesuaikan dengan tingkat pemahaman objek. Menggunakan bahasa Sehari-hari, bahasa Gaul, bahasa Kontemporer.
6. Membuat Kerangka Karangan sekaligus Menentukan Garis Besar Cerita dan Menentukan Alur Cerita : yaitu menentukan urutan cerita atau peristiwa yang akan diceritakan.
7. Membuat Kalimat Pembuka : Jika Alur Mundur atau Flasback yang menjadi pilihan kita, Kita bisa menggunakan kalimat Pembuka.
- “ Terbayang olehnya seorang gadis kecil yang lincah……………”
Jika menggunakan alur Maju atao Progresif,
kita dapat emnggunakan Kalimat
- “ Seorang Gadis Kecil Membawa Tas berjalan berangkat Sekolah…….”
8. Mengakhiri Ceita : Happy Ending ( Berakhir bahagia ) Sad Ending ( Berakhir Menyedihkan.
9. Mengembangkan Kerangka Karangan.
Labels:
Karya Ilmiah
KESALAHAN PENGGUNAAN KALIMAT DALAM MENULIS SURAT
KESALAHAN PENGGUNAAN KALIMAT DALAM MENULIS SURAT
I. Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Bahasa Indonesia yang ditetapkan sebagai bahasa resmi dan sebagai ahasa negara diharapkan menjadi sarana untuk bertutur dan menyampaikan pendapat secara lisan maupun tertulis. Penggunaan bahasa dalam bertutur secara tertulis tidak luput dari penggunaan kalimat-kalimat untuk menyampaikan gagasan . Kalimat-kalimat tersebut sesuai dngan Ejaan yang Disempurnakan harus menggunakan kalimat yang baik dan benar sesuai dengan EYD ( Ejaan Yang disempurnakan ).
Penggunaan kalimat dlam bahasa Indonesia mempunyai aturan yang harus ditaati agar tidak terjadi kesalahan yang akhirnya akan menimbulkan kesalahpahama. Berdsarkan fakta yang kita temui dalam tulisan siswa dalam mengarang, msih banyak kesalahan dan kerancuan dalam membuat kalimat. Dengan melihat akta tersebut penulis tertarik mengngkat permasalahan kesalahan penulisan kalimat ( Peggunaan kaliamat Efektif dalam Menulis Surat ) dalam menulis surat bagi siswa SD.
Kalimat merupakan bentuk lahir dari ungkapan persaaan yang tertulis, maka diharapkan dalam penulisannya mengikuti kaidah yang berlaku. Hal ini sagat penting agar tidak terjadi kerancuan makna atau maksud yang disampaikan tidak sampai.
Kekurangcermatan dan ketidaktahuan seseorang akan kaidah serta peguasaan materi yang kurag menyeabkan dalam membuat kalimatakan terjadi kerancuan. Kerancua kalimat yang terjadi mugkin tidak disadari oleh penulis atau pembicara. Ini banyak kita temukan dalam tulisan siswa dalam mengarang. Penelitian ini akan membahas kesalahan penggunaan kalimat dalam menulis surat bagi sswa SD.
B. Rumusan Masalah
Bertolak dari latar belakang masalah tersebut diatas, maka masalah yang akan dibahas oleh penulis dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimanakah Kesalahan penggunaan kalimat dalam menulis surat bagi siswa SD?
2. Kesalahan kalimat apa saja yag terdapat dalam meulis surat bagi siswa SD ?
C. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapa dalam penelitia ini adalah:
1. Ingin mengetahui kesalahan kalimat ( penggunaan kalimat yang tidak efektif ) dalam menuls susrat bagi siswa SD.
2. Ingi mengetahui macam kesalahan yang dilakukan sswa SD dalam menuls surat.
II. Kajian Pustaka
A. Kesalahan
Disadari atau tidak disadari dalam penggunaan bahasa Indonesia khususnya dalam kalimat sering terjadi kesalahan atau kerancuan. Menurut Badudu ( 1994:714 ) kontaminasi atau kerancuan merupakan suatu kesalahan. Krancuan termasuk dalam kerancuan kata, frasa, atau kalimat. Supaeni ( 1984:76 ) kerancua atau kesalahan karena terdapat dua penggaungan dua unsur yang tidak selras yag seharusya tidak perlu digabugkan karena masig-masig unsur berdiri sendiri. Hal senada diungkapkan oleh Badudu ( 1986:47 ) kerancuan yang merupakan suatu kesalahan disebabkan kesalahan orang dalam memadu dua unsur yang dipasangkan.
Menurut Keraf ( 1984:134 ) kontaminasi berarti dua ungkapan yang berlainan diturukan dalam satu ungkapan yang baru. Karena ungkapan yang berbeda dipaduka dalam satu kestuan, kalimat yang dihasilkan kan menjadi salah.
B. Kalimat
Menurut Badudu ( 1994:603 ) kalimat adalah susunan kata atau kelompok kata yang teratur dan mengandung maksud atau pikran yang jelas. Lebih lanjut dikatakan bahwa kalimat merupakan satuan ahasa yang berdiri sendiri dan tidak merupakan bagia dari kesatuan yang lebih besar dan diakhiri denganinformasi final.
Pendapat diatas diperkuat oleh Depdikbud ( 1986:254 ) yag menyebutkan bahwa kalimat adalah bagia terkecil dari ujaran atau teks yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Kalimat dikatakan efektf apabila dapat mencapai sasrannya degan baik sebagai alat kmunikasi. Kalimat efektif dapat menyampaikan segala gagasanya secara tepat kepada orang yang menerimaya.
III. Metode Penelitian
IV. Daftar Pustaka
- Badudu. 1986. Inilah Bahasa Indonesia Yang Benar. Jakarta: PT. Gramedia.
- ……….. 1984. KUBI. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.
- Depdikbud. 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta : balai Pustaka.
- Keraf. Gorys. 1982. Tatabahasa Indonesia. Flores Ende : Nusa Indah.
- Suparni. 1988. Penuntun Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Bandung : Ganeca Exact.
I. Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Bahasa Indonesia yang ditetapkan sebagai bahasa resmi dan sebagai ahasa negara diharapkan menjadi sarana untuk bertutur dan menyampaikan pendapat secara lisan maupun tertulis. Penggunaan bahasa dalam bertutur secara tertulis tidak luput dari penggunaan kalimat-kalimat untuk menyampaikan gagasan . Kalimat-kalimat tersebut sesuai dngan Ejaan yang Disempurnakan harus menggunakan kalimat yang baik dan benar sesuai dengan EYD ( Ejaan Yang disempurnakan ).
Penggunaan kalimat dlam bahasa Indonesia mempunyai aturan yang harus ditaati agar tidak terjadi kesalahan yang akhirnya akan menimbulkan kesalahpahama. Berdsarkan fakta yang kita temui dalam tulisan siswa dalam mengarang, msih banyak kesalahan dan kerancuan dalam membuat kalimat. Dengan melihat akta tersebut penulis tertarik mengngkat permasalahan kesalahan penulisan kalimat ( Peggunaan kaliamat Efektif dalam Menulis Surat ) dalam menulis surat bagi siswa SD.
Kalimat merupakan bentuk lahir dari ungkapan persaaan yang tertulis, maka diharapkan dalam penulisannya mengikuti kaidah yang berlaku. Hal ini sagat penting agar tidak terjadi kerancuan makna atau maksud yang disampaikan tidak sampai.
Kekurangcermatan dan ketidaktahuan seseorang akan kaidah serta peguasaan materi yang kurag menyeabkan dalam membuat kalimatakan terjadi kerancuan. Kerancua kalimat yang terjadi mugkin tidak disadari oleh penulis atau pembicara. Ini banyak kita temukan dalam tulisan siswa dalam mengarang. Penelitian ini akan membahas kesalahan penggunaan kalimat dalam menulis surat bagi sswa SD.
B. Rumusan Masalah
Bertolak dari latar belakang masalah tersebut diatas, maka masalah yang akan dibahas oleh penulis dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimanakah Kesalahan penggunaan kalimat dalam menulis surat bagi siswa SD?
2. Kesalahan kalimat apa saja yag terdapat dalam meulis surat bagi siswa SD ?
C. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapa dalam penelitia ini adalah:
1. Ingin mengetahui kesalahan kalimat ( penggunaan kalimat yang tidak efektif ) dalam menuls susrat bagi siswa SD.
2. Ingi mengetahui macam kesalahan yang dilakukan sswa SD dalam menuls surat.
II. Kajian Pustaka
A. Kesalahan
Disadari atau tidak disadari dalam penggunaan bahasa Indonesia khususnya dalam kalimat sering terjadi kesalahan atau kerancuan. Menurut Badudu ( 1994:714 ) kontaminasi atau kerancuan merupakan suatu kesalahan. Krancuan termasuk dalam kerancuan kata, frasa, atau kalimat. Supaeni ( 1984:76 ) kerancua atau kesalahan karena terdapat dua penggaungan dua unsur yang tidak selras yag seharusya tidak perlu digabugkan karena masig-masig unsur berdiri sendiri. Hal senada diungkapkan oleh Badudu ( 1986:47 ) kerancuan yang merupakan suatu kesalahan disebabkan kesalahan orang dalam memadu dua unsur yang dipasangkan.
Menurut Keraf ( 1984:134 ) kontaminasi berarti dua ungkapan yang berlainan diturukan dalam satu ungkapan yang baru. Karena ungkapan yang berbeda dipaduka dalam satu kestuan, kalimat yang dihasilkan kan menjadi salah.
B. Kalimat
Menurut Badudu ( 1994:603 ) kalimat adalah susunan kata atau kelompok kata yang teratur dan mengandung maksud atau pikran yang jelas. Lebih lanjut dikatakan bahwa kalimat merupakan satuan ahasa yang berdiri sendiri dan tidak merupakan bagia dari kesatuan yang lebih besar dan diakhiri denganinformasi final.
Pendapat diatas diperkuat oleh Depdikbud ( 1986:254 ) yag menyebutkan bahwa kalimat adalah bagia terkecil dari ujaran atau teks yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Kalimat dikatakan efektf apabila dapat mencapai sasrannya degan baik sebagai alat kmunikasi. Kalimat efektif dapat menyampaikan segala gagasanya secara tepat kepada orang yang menerimaya.
III. Metode Penelitian
IV. Daftar Pustaka
- Badudu. 1986. Inilah Bahasa Indonesia Yang Benar. Jakarta: PT. Gramedia.
- ……….. 1984. KUBI. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.
- Depdikbud. 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta : balai Pustaka.
- Keraf. Gorys. 1982. Tatabahasa Indonesia. Flores Ende : Nusa Indah.
- Suparni. 1988. Penuntun Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Bandung : Ganeca Exact.
Labels:
Karya Ilmiah
Subscribe to:
Posts (Atom)
